- sebuah realita yang terjabarkan melalui tulisan -



Female
Mengawali hari dengan senyuman sambil menikmati a cup of coffee in the morning, terasa lengkap. Melatih diri untuk tersenyum dapat mengobati sakitnya hati dan pedihnya luka batin. Semoga hari-hari ini dijalani dengan keikhlasan dan memulai untuk senyumanis kepada setiap insan.

lajang, fase 20an, pembuat peta, moody, suka difoto, sedikit narsis, jutek, cenderung galak, simple, not smart and too far from clever, sok cuek padahal full of care [hu..hu]

belajar menulis, sedikit curhat, proses pendewasaan, adaptasi kenyataan, menanti fajar, kesendirian, learn to stop crying

kaos putih, kemeja bergaris, sepatu flat, lipstik cokelat, body mist flower, kuteks berwarna, lulur bali, film korea, ten2five songs, barang discount-an [ha..ha]

Mendadak menjadi sosok aneh ketika bersentuhan dengan yang namanya perasaan dan hati. A workacholic wannabe tapi masih "little-little i can". Berusaha menjadi wanita sesungguhnya *halah*

   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

Blogwalking

Sepatumerah
Penari Mungil
Lajang dan Menikah
Monyet Pintar
Indomie Lezat
Taman Rumput
Alumni UGM
dudukBERSILA
nonadita
tikabanget
eljomblodesperado

Lajang dan Menikah : Sama Enaknya, sama ribetnya!


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, June 03, 2009
Mencari arti dari kata status itu…


holding hands

Berulang kali saya bilang kalau mau menjalanin hubungan ini kita harus serius, maksudnya saya ingin berhubungan secara serius, yang nantinya ada tujuan ga cuma gini-gini doank. Awalnya saat masa-masa pendekatan semua berjalan lancar [Alhamdulillah], komunikasi dua arah berjalan lancar, pengertian sudah ada, kejujuran sudah terlaksana, dan rasa ingin selalu bersama [tentunya] terus menerus muncul. Masa yang indah untuk saling mengerti satu sama lain, menerima, menyesuaikan dan mulai menapaki perjalanan selanjutnya. Oh iya, katanya harus ada kecocokan, dan ternyata selama pendekatan itu terjadi ya kecocokan itu ada [mungkin]. Dunno??

Setelah beberapa waktu berselang sampailah tahap dimana saya dan dia sama-sama yakin dan ingin menjalani semua ini dalam satu ikatan. Terserahlah mau dikatakan apa, I don't care, karena sebetulnya saya juga dulu tidak menganut faham "status itu penting" namun beranggapan dan sangat mengimani bahwa status itu ga penting, yang penting gimana caranya bisa menikmati kebersamaan. Tapi itu ga berlaku ketika saya dihadapkan oleh sosok yang sudah saya sukai sejak lama, sadar bahwa yang dekat dengan saya itu adalah dia, maka saya ga mau mengulangi kesalahan yang sama yang pernah saya buat sebelumnya. Saya ga mau kehilangan dia, ga mau pisah dari dia, dan ingin memilikinya, utuh tanpa terbagi. Egoiskah?? Tentu. Tapi saya cuma ingin bahagia, ga lebih dan saya sadar betul bahwa kebahagian saya itu mungkin berasal dari dia. Naif?? Memang. But i don't care, once again..i don't care.

Ternyata setelah dijalani segala sesuatunya ga berjalan mulus seperti yang saya mau, banyak banget hal yang perlu dimengerti. Entah dari dia maupun saya. Jelas lah karena kita berasal dari pribadi yang berbeda, ternyata masih perlu menyusun semuanya dengan baik.

Mulai dari kesel–kesel, sebel-sebel, capek-capek, cuek-cuek, bete-bete, ngambek-ngambek….egh semua ketemu jadi satu. Cuma kata "sabar" yang jadi andalan saya kalau sudah mulai begitu, tapi tau ga? Ujung-ujungnya ya baik aja lagi, ga tahan euy kalau ga komunikasi, ga sms. Sindrom ga bisa jauh dan ga mau lepas sepertinya emang udah nepel kaya perangko. Huff.

Maunya marah tapi ga bisa, maunya ngambek tapi ga tega, maunya cuek tapi ga sanggup, intinya saya ini lemah. Pertahanan dan keegoisan diri ini udah mulai luntur kena hawa-hawa cinta. Parah. Bisa-bisanya ya? Ga tahu deh, rasanya aneh aja ngejalanin kenyataan yang kaya gini, tapi suer saya tetep ga bisa apa-apa. Just let it flow, lebih tepatnya saya jatuh dalam settinganya. Ups..!!

Kadang kalau lagi sendirian tuh mikirnya yang aneh-aneh, macem-macem, merangkai kata dengan sendirinya, berfikir keras kata-kata apa yang akan disampaikan ketika bertemu dengan dia. Tapi..ternyata eh ternyata [judi itu haram..terewww *halah*] kalau sudah ketemu ya sudah, hilang semua, terbang semua, dalam hati cuma bilang "capek deh". Payah.

Sudah hampir satu bulan ini komunikasi hanya via sms, ym dan pertemuan seminggu sekali. Rasanya rutinitas telepon malam-malam itu sudah [hampir] ga ada lagi. Entah disebabkan mahalnya tarif dari salah satu provider, kesibukan masing-masing, atau memang udah ngerasa ga perlu lagi. Padahal saya sih maunya tetap bisa komunikasi, karena biasanya kalau via telepon itu bisa ngomong dari hati ke hati. Pengalaman beberapa bulan yang lalu sih gitu, kita [saya dan dia] bisa lebih terbuka, lebih touching heart with sweetest words, intinya bisa tau sama tau apa yang dimau. Kalau sekarang sehari sekali sms itu sudah syukur, ga bisa mengharapkan lebih karena saya ga mau maksa..ga mau maksa..ga mau maksa dan ga mau banyak protes. Terserah.

Pikiran negative muncul "apa dia begini juga ya sama pacarnya yang dulu"….aaaahhggggg mau teriak keras-keras kalau my jealously appear suddenly. Menyebalkan.

Dicuekin juga ga yah?? Apa jangan-jangan?? Kayanya lebih sayang sama dia daripada sama saya??

Mau nangis…hiks hiks

Kenapa sih?? Nyebelin banget deh?? Bisa ga sih sedikit aja ngertiin maunya aku gimana??

Sabar……Hufff

Karena banyak banget yang 'ngeganjel' di hati sampai ga bisa ditulis, nyesek banget. Tapi ga bisa berbuat apa-apa, semoga saya masih bisa sabar, tahan, mengerti, menjalani dengan keikhlasan, menyayangi dengan ketulusan, tersenyumanis walaupun terasa perih, dan bisa terus membuatnya bahagia.

Semoga ya bisa kuat,

Semoga saya tidak egois,

Semoga semua ini berujung indah, nantinya …

"I love you"

 

Ps : bisa ga kata-kata "maaf" dan "makasih" diganti "sayang" dan "i love u"

Posted at 07:38 pm by
Menurut Kamu  

Thursday, May 28, 2009
Home sick

Sekarang ini baru terasa kalau ternyata saya cinta rumah saya yang dulu, masih menjadi milik saya sih namun sedang tidak dalam pengawasan saya. Alias the house for rent a while.. Entah tiba-tiba kangen banget pengen berada di rumah itu, beristirahat, menikmati indahnya sore hari dan dinginnya angin malam hari. Bersantai di beranda atas dan menikmati secangkir coklat hangat..bersama..hmm nikmat.

Ga ngerti kenapa, saya suntuk banget hari ini, disebabkan susu basi yang saya minum..jadi sakit perut deh..ichh. Pulang ke rumah kenapa hawanya ga enak yah, enak tuh sampe rumah mandi trus tidur. Bangun pagi-pagi trus mandi trus berangkat ke kantor lagi, ga betah berlama-lama di rumah. Jenuh, suntuk, bosen...really didn't love living in there. Home sick..!!!

Melihat, merasakan, dan menjalani kehidupan yang jauh dari kota, jauh dari hiburan, gegap gempita tetangga super berisik, lampu terang benderang, jalanan tanpa tanah sehingga ga bikin motor kotor dan dekil, udara panas nan gerah..rindu itu semuaaaaaaaaaa. Serasa semua saya tanggung sendiri, masalah semua dirasain sendiri, dipikul sendiri, diselesaikan sendiri. mau nangis susah, mau marah bingung, mau berontak ga bisa terpaksa hanya bisa diam.

Semoga dua tahun ini bisa cepat berlalu, saya bisa kembali ke rumah tercinta warisan dari bapak tersayang. Menata kembali kehidupan pribadi saya, menjadi orang yang mandiri dan dewasa tepat di tempatnya. Harus bertahan, harus bisa bertahan, dan wajib bertahan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi, semoga segala sesuatunya dapat berjalan dengan semestinya.

Harapan saya cuma satu, apa yang telah saya lakukan saat ini bisa berjalan lancar, dan saatnya nanti bisa menikmati hasil dari kerja keras saya selama ini. Walaupun semua ini harus ditanggung sendiri, harus dipikul sendiri dan ketika masalah datang harus diselesaikan sendiri. Semoga ALLAH SWT terus memberi saya kekuatan untuk tetap kuat dan bisa menyelesaikan semua ini dengan baik. Amin.

Ketika semua beban dan masalah datang mendera
Tapi tak seorangpun merasa bisa menanganinya
Tak ada siapapun yang siap menanggungnya
Dan hanya saya yang dirasa mampu
Maka harus dengan keikhlasan semua itu diselesaikan
Berharap bahwa ALLAH SWT itu Maha Bijaksana
Sehingga dia akan memberikan saya kekuatan
Sebagaimana yang diberikan kepada orang-orang itu
Dan saya tetap harus kuat dan mampu
Semoga semua ini berkah...





Posted at 05:26 pm by
Menurut Kamu  

Friday, May 15, 2009
untuk mengerti

Saya berharap dia cukup tahu apa isi hati ini, dia cukup bisa mengerti apa yang saya inginkan. Walaupun pada kenyataanya saat ini saya yang harus lebih banyak mengerti, bersabar dan berkorban untuk setiap hal. Kalau dulu saya yang bertindak egois, terlalu cuek dan tak mau peduli serta ingin selalu dimengerti. Untuk kali ini tidak, saya buang jauh-jauh sifat itu yang nantinya akan membuat ketidaksinkronan antara saya dan dia. Maka lebih baik belajar untuk mengalah, mendengar, bersabar, mengerti dan menyayanginya dengan tulus. Semoga saya mampu bertahan, karena saya yang memilihnya.

Sadar betul bahwa dia memiliki kesamaan sifat dengan saya, karena kebetulan kita di dalam zodiak yang sama. Percaya ga percaya sih, setelah dimengerti ternyata saya seperti bercermin, saya itu dia lebih tepatnya seperti itulah saya. Sehingga semoga saya bisa cukup mengerti dirinya seperti mengerti diri sendiri. Dengan ini saya belajar, bagaimana harus mengerti sifat dan sikap orang lain yang kadang-kadang membuat saya bingung dan sedih sendiri. Kemudian sadar ternyata mungkin seperti inilah perasaan orang-orang yang pernah dekat dengan saya waktu lampau. Hehehe.

Masih setengah tidak percaya bahwa perasaan kita bisa sama, lebih tepatnya disamakan, disatu posisi yang sama, yang bisa dirasakan dan dinikmati bersama. Terima kasih TUHAN...kau kirim dia untukku...untuk selalu mengingatkanku akan rasa kasih sayang ini ternyata tidak mati.

Aku sayang kamu apa adanya, seperti sinarnya mentari yang tulus menyinari bumi
Aku menyayangimu dengan sangat sederhana, seperti aliran air yang mengikuti arusnya
Aku ingin memilikimu utuh dari cipta, rasa, dan karsa...seperti layaknya ciptaan TUHAN yang tiada terkira
Jika itu terlalu berlebihan, maka biarkan aku melihatmu dengan penuh cinta

Posted at 03:14 pm by
Menurut Kamu  

Monday, May 04, 2009
luv u [katanya]

cuma mau nulis...
 aku sayang kamu

udah ah,,,


ntar ada yang ngambek kalau ceritanya di blow up [serasa artesss kalee :D]

Posted at 05:42 pm by
Menurut Kamu  

Friday, May 01, 2009
Resah Tanpamu

Sayang aku tahu
Kita tak banyak bicara
Kau jauh disana
Ku menyimpan tanya

Sayang aku tahu
Kita tak banyak bertemu
Namun hanya kamu
Yang ada di hati

Jangan sampai kau lukai hatiku
Aku resah lalui waktu tanpamu
Jangan sampai kau ragukan cintaku
Aku takkan membuatmu terluka

Meragu.. percayalah

Sayang aku mau kita
‘kan slalu menyatu
Walau kadang rindu
Menyiksa batinku

Sayang aku mau
Jangan pernah kau meragu
Walau aku jauh
Hatiku untukmu

Jangan sampai kau ragukan cintaku
Aku takkan membuatmu terluka


*iniloh lirik lagunya...klo denger lagu ini jadi kangen seseorang....alaaaahhh*

Posted at 04:36 pm by
Menurut Kamu  

Previous Page Next Page