- sebuah realita yang terjabarkan melalui tulisan -



Female
Mengawali hari dengan senyuman sambil menikmati a cup of coffee in the morning, terasa lengkap. Melatih diri untuk tersenyum dapat mengobati sakitnya hati dan pedihnya luka batin. Semoga hari-hari ini dijalani dengan keikhlasan dan memulai untuk senyumanis kepada setiap insan.

lajang, fase 20an, pembuat peta, moody, suka difoto, sedikit narsis, jutek, cenderung galak, simple, not smart and too far from clever, sok cuek padahal full of care [hu..hu]

belajar menulis, sedikit curhat, proses pendewasaan, adaptasi kenyataan, menanti fajar, kesendirian, learn to stop crying

kaos putih, kemeja bergaris, sepatu flat, lipstik cokelat, body mist flower, kuteks berwarna, lulur bali, film korea, ten2five songs, barang discount-an [ha..ha]

Mendadak menjadi sosok aneh ketika bersentuhan dengan yang namanya perasaan dan hati. A workacholic wannabe tapi masih "little-little i can". Berusaha menjadi wanita sesungguhnya *halah*


now i'm engaged, fase 20 sekian, [masih] membuat peta, [sedang] mempelajari ilmu lingkungan, menantikan pernikahan, and just ordinary people

menambah koleksi tulisan, curhat colongan, proses pendewasaan, adaptasi kenyataan, mengungkapkan rasa cinta, menguraikan isi hati, [selalu] merindukan pelukan dan kecupanya, and learn to always understanding him

softlense berwarna, rambut terikat, lipstik caramel, jacque martin arloji, silver engaged ring, t-shirt, jeans, purple shoes, and sling bag [pudar warna :p]

gemar hunting barang discount-an, kahitna&ten2five songs addicted, *like-unlike* going to book store just to squire him ;). A pns wannabe. Berusaha menjadi wanita sesungguhnya *halah*

   

<< December 2016 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Blogwalking

Sepatumerah
Penari Mungil
Lajang dan Menikah
Monyet Pintar
Indomie Lezat
Taman Rumput
Alumni UGM
dudukBERSILA
nonadita
tikabanget
eljomblodesperado

Lajang dan Menikah : Sama Enaknya, sama ribetnya!


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, December 23, 2011
Balada Staf (Angkat) Biasa



Sejujurnya saya nyaman sekali berada di sini, tempat saya sehari-hari berkarya dan mendedikasikan diri untuk negara. Akan tetapi banyak hal yang semakin lama semakin membuat saya merasa sudah bukan tempatnya lagi saya di sini. Entah karena produktivitas saya yang menurun atau mungkin dikarenakan status yang belum jelas. Hingga saya berfikir untuk tidak melanjutkan lagi dikemudian hari. Tapi sejujurnya saya tetap butuh pekerjaan, entah perusahaan mana lagi yang akan membutuhkan saya akhirnya.

Saya tahu
ALLAH SWT sangat sangat sangat baik sama saya, sehingga saya terlena akan kebaikkanya. Entah saya hanya merasa tidak dihiraukan atau apa, yang pasti saya juga ingin sibuk dan sangat sibuk seperti mereka. Butuh dan sangat dibutuhkan di sini. Semoga kegamangan saya ini ada ujungnya, tak ingin berujung tidak baik nantinya. Saya hanya ingin mendedikasikan diri ini agar lebih berguna untuk orang lain, bangsa, negara dan agama. Entah melalui celah yang mana. Tetap di sini atau mungkin di tampat lainnya. Berharap itu lebih baik. Amin

Semoga ALLAH SWT menjawab doa-doa saya

Sekali lagi, saya tak ingin mengeluhkan apa yang terjadi, karena hanya membuang waktu saja. Ini yang pertama dan semoga jadi yang terakhir :)

Best Regards
_E.R_

Posted at 12:35 pm by
Menurut Kamu  

Friday, November 18, 2011
sekilas mimpi

Pagi ini saya setengah sadar setelah mengalami mimpi yang saya sendiri tidak mengerti maksudnya, hanya saja saya merasa ada yang hadir dalam mimpi saya.

Sudah lama memang dia pergi dari dunia ini, meninggalkan orang-orang yang dia cintai dan orang-orang yang mencintainya. Setelah berjuang dalam rasa sakit yang tidak saya ketahui dan sekalipun saya belum pernah menengoknya. “Maafin gw ya”, ucap saya hari itu disamping jasadnya. Mungkin memang belum jalan Allah SWT yang menggiring saya untuk sekedar menjenguk dan mendoakan kesembuhannya, dan mungkin juga karena komitmen saya dengan suami saya saat ini (yang dulu berstatus tunangan). Saya menghargai dia karena saya mencintai tunangan saya maka saya mengulur waktu untuk bisa menjenguknya. Tapi takdir berkata lain, sekalipun saya tidak pernah menjenguk dan mungkin dia sangat berharap saya datang untuk melihatnya. Malam sebelum kepergiannya, dia seperti datang ke rumah saya untuk berpamitan, reflex saya menjawab salamnya “Wa’alaikumsalam” terbangun tiba-tiba ketika sedang nyenyak tertidur. Saat itu saya lihat jam di ponsel saya menunjukkan pukul 02.00, shubuh atau entah jam brp sekitar jam 04.00 dini hari saya dapat kabar melalui sms dari teman saya bahwa dia telah berpulang ke pangkuan-Nya. Pergi meninggalkan dunia ini bersama rasa sayang dan cinta yang dimilikinya untuk saya. Shock, kaget, sedih dan campur rasa bersalah. Hari itu juga saya melayat dan sedikit menangis di samping jasadnya, semoga dia tahu apa yang saya lakukan bukan semata-mata saya membencinya tapi saya sangat menghargai tunangan saya saat itu. Hanya dapat memeluk ibundanya yang amat pasrah atas kepergian anak kesayanganya dan berkata ditelinga saya bahwa putranya menitipkan salam sayang dan mengutarakanya melalui ibunya untuk saya. Hening dengan derai air mata saya saat itu. Semoga kamu tenang ya di sana, semoga Allah SWT memberikan pendamping yang tercantik di tempatmu sekarang.

Dan semalam ketika saya tertidur, saya bermimpi bertemu dengannya. Tidak ada yang berubah masih tetap sama, segar bugar dan tersenyum bahagia. Entah kenapa di dalam mimpi itu dia tidak banyak berkata-kata, dia mengajak saya untuk naik ke motor besarnya (mungkin di alamnya sana dia pake motor gede kali ya…hehe) saya ikutin kemauannya. Berjalan dan berkeliling sebentar saya dalam boncengannya, satu kata yang saya ingat yaitu “ibu” sambil menunjuk ibunya. Dan saya saat itu seperti mengikuti perintahnya untuk menyampaikan salam “hai bu” dan sambil melambaikan tangan. Entah saya dibawa kemana tapi rasanya cuma sebentar dan tidak jauh. Saya merasa dia sebenarnya ingin membawa saya pergi jauh dengan motornya itu, tapi entah tiba-tiba saat dia memarkirkan motornya saya turun lantas meninggalkan dia, karena saya ingat suami saya yang sedang menunggu saya. Saya pergi begitu saja meninggalkan dia dan menghampiri suami saya yang seperti sedang berada di sebuah warung. Lalu kemudian saya menggenggam erat tangan suami saya dan kami keluar bersama. Saat saya berjalan berdua, saya melihat dia sekelebat tengah jalan dan memperhatikan kami. Saya hanya menoleh ke belakang dan dia pergi menghilang.

Entah apa ini, agak aneh rasanya, tapi ini sepertinya nyata. Saya pun terbangun dan masih berada dipelukan suami saya. Tidak sadar ada apa saya kembali tertidur. Saya baru ingat setelah selasai mandi dan sholat shubuh. Ternyata ini mimpi atau hanya sekedar bunga tidur atau apa. Memang dulu pernah saya memohon untuk bisa bertemu walaupun hanya dalam mimpi, ternyata Allah SWT sangat baik. Dia pertemukan kami di dalam mimpi disaat kondisinya mungkin sudah lebih baik. Saya tau dia bahagia disana, saya juga tahu dia ingin melihat saya bahagia. Seberapun besarnya rasa sayang yang dia miliki untuk saya dan rasa itu dibawanya sampai mati, tapi saya hanya berharap masih ada sisa cinta untuk wanita lainnya yang akan menjadi pendampingnya kelak. Amin

“Di, gw tahu lo dateng nemuin gw, makasih ya sudah dateng, semoga lo disana bahagia dan semoga pertemuaan ini bisa membuat lo lebih ikhlas untuk menerima semua. Gw sangat respect sama lo, baik-baik ya di sana :) “


Posted at 10:08 am by
Katanya  

Tuesday, March 08, 2011
Me and My Lovely Job


I’m a maper, not very well a geographer, still learning how to make and analys of remote sensing and gis but I’m very happy being an operator gis for a years before.[bahasa inggeris ngawur]

Ga nyangka saya telah mencintai pekerjaan saya, menikmati kesibukan yang berhubungan dengan yang namanya peta [aku peta-aku peta]. Hampir lima tahun belakangan ini kerjaan saya cuma membuat, menganalisis dan mengolah data untuk dijadikan suatu peta. Menyenangkan, sangat. Walaupun pada awalnya sungguh berat, apalagi ketika masih menjadi mahasiswi suatu perguruan tinggi negeri di fakultas geografi. Saat itu saya merasa salah ambil jurusan, hingga hari-hari saya cuma membuat peta dan komposisinya. Belajar mengenali objek dalam hamparan permukaan bumi yang divisualisasikan pada bidang datar, kemudian mendeliniasinya, dan mendeskripsinya sebagai apa. Pelajaran demi pelajaran saya ikuti dengan susah payah hingga akhirnya pun saya lulus dengan predikat Cumlaude *sombong* #ToyorJidat.

Kesempatan datang tanpa diminta dan tanpa dinyana, akhirnya setelah selesai revisi tugas akhir, saya ditawarkan oleh bapak dekan untuk magang di salah satu departemen yang lumayan bonafit [menurut saya, dulu]. Waktu itu saya hanya bertanya, “lokasinya di daerah mana pak?” karena sebelumnya saya pernah meminta untuk perkerjaan di wilayah Jakarta pada ketua Jurusan saya kala itu. “Di jakarta selatan koq, en” begitu ujar si dekan. Mendengar wilayah jakarta selatan, mata saya langsung berbinar dan segera mengiyakan/setuju atas tawaran si dekan. Karena alasan rumah saya saat itu di kawasan jakarta selatan juga, saya fikir lebih baik cari yang dekat, masih bisa digapai.

Singkat kata jadilah saya pegawai kontrak atau honorer atau pegawai tidak tetap [ptt] di salah satu pusat yang bernaung dibawah sekertariat jendral sebuah departemen. Bangga donk saya saat itu, bisa menunjukkan pada orang-orang yang dulu pernah mencibir ketika saya mengambil jurusan remote sensing and gis atau geografi. Mereka fikir mau jadi apa saya [bekerja dimana] nanti setelah lulus, karena pemikiran mereka yang keren itu lulusan ekonomi atau sastra atau malah hukum. Entahlah. Yang pasti saat itu saya boleh berbangga diri ketika mereka tanya saya kerja dimana, dan menjawab di departemen anu [jangan mikir jorok loch :p]. Lebih bangga lagi ketika saya baru berada belum ada 1 tahun tapi sudah bisa dinas luar kemana-mana dan naik pesawat. Horeyy naik pesawat [noraknya]. Padahal sebelumnya saya juga sudah pernah naik pesawat, tapi tidak naik burung Garuda *lhoh*. Ituloh maskapai penerbangan terkenal punya kita [sambil ngelirik sendok&garpu yg diembat waktu naik tuh pesawat..hehe]. So far sih waktu itu saya bisa bikin iri bin sirik sodara-sodara saya, sampai-sampai pada minta tanda tangan eh salah jatah oleh-oleh kalau saya dinas.

And then kesempatan emas kaya gitu ga berlangung selamanya, harus ada up and down dalam kehidupan. Selama ada di pusat itu hampir lima tahun dan merasakan kenyamanan serta kekeluargaan yang dekat, mungkin ada saatnya harus berada di titik nadir. Entah ini akan cepat atau lambat. Ketika saya sedang semangat-semangatnya kembali khusyuk bekerja dan mengembalikan ritme serta kinerja saya yang dulu pernah hilang [akibat diselingin dengan kuliah lagi, cari gelar] namun ada saja halangan dan rintangan. Mungkin lebih tepatnya cobaan. Ketika atasan es.4 saya tidak pernah memandang saya itu ada dan hadir, tidak pernah mengikut sertakan saya dalam rapat pekerjaan apapun, ketika kinerja saya mau baik atau buruk tetap saja dipandang buruk, ketika saya dianggap tidak capable untuk mengerjakan suatu kerjaan/tugas, dan ketika pns-pns baru itu bermunculan, maka seketika itulah pintu untuk saya mengembangkan potensi diri seperti tertutup. Saya hanya bisa pasrah dan lemas. Sedih dan menangis meratapi nasib. Mengapa begitu banyak orang dan tidak satu orangpun yang melihat saya bekerja, tidak satu orangpun tau saya punya potensi dan tidak ada siapapun yang bisa menghargai hasil kerja saya. Seperti ingin masuk ke lubang yang dalam dan berharap tak muncul lagi sampai semua orang merasa telah kehilangan saya. Tapi itu terlalu hiperbolis :D.

Entahlah, apa saya terlalu mencintai pekerjaan saya? Apakah saya terlalu asik dengan pekerjaan saya? Apa saya memang tidak capable untuk mengerjakan semua perkejaan itu?

Mulai setelah UAS saya yang terakhir berakhir, saya kembali menemukan jati diri *sok* dalam bekerja. Datang lebih awal [saking semangatnya, walaupun berangkat dari rumah jam 7 atau 7.30 kemacetan cinere – blok m membuat saya tiba di kantor tetap jam 9] dan pulang sama seperti dulu [biasanya] jam 5 dan mungkin lebih. Seditutupnya itu kantor [OB nya agak males kalau nunggu orang mau leha-leha lembur dikantor] biasanya pulang habis magrib kalau ada yang sekalian pulang malam. Apa mungkin karena saya saking semangatnya ya, jadi merasa saya kurang diperhatikan, padahal biasanya saya sudah ngeluyur dan acuh tak acuh sama kerjaan. Dan puncaknya ketika banyak hal yang mengindikasikan saya akan didepak dari kantor ini, dengan bermula pada pemotongan gaji [garis bawahi]. Ngenes banget. Gaji gak seberapa tapi dipotong jadi tambah ga seberapa lagi. Owalah sialnya nasibku.

Pusing tujuh keliling saya memikirkan ini, entah harus mengeluh pada siapa. Dan itu tidak akan merubah jumlah besarnya gaji saya. Akan tetap kecil dan tambah kecil ketika dipotong sekian persen itu. Sadis.

Akhirnya saya berfikir, sebenarnya niat saya bekerja itu untuk apa? Untuk materi [gaji], untuk kesenangan, atau untuk loyalitas terhadap negara. Oh sungguh Oh adakah yang akan peduli apabila saya loyal terhadap negara sampai-sampai dibayar tipis pun tetap terima. Hanya untuk menyajikan dan berbuat yang terbaik untuk negara dan bangsa ini. Selebihnya, keuntungan hanya dinikmati sebagian kecil orang, dan ingat itu milik negara yang harusnya dinikmati untuk rakyat bersama bukan hanya pribadi dan golongan. Oh sungguh saya sok suci.

Dan kemudian, saya sendiri yang harus membangun semangat dan keikhlasan, bahwasanya segala sesuatu yang sudah saya punya saat ini hanya titipan semata, hanya pinjaman semata. Selebihnya milik ALLAH SWT, maka oleh karena campur tangannyalah saya seperti ini. Mungkin dengan pasrah dan tetap melakukan kebajikan, Dia akan mengangkat derajat saya. Mengembalikan ke tempat yang lebih baik dan semua itu kembali, hanya titipannya. Jadi mau saya statusnya apa, gaji berapa, dilihat atau tidak kinerjanya hanya ALLAH SWT Yang Maha Mengetahui. Ikhlas dan pasrah, sambil jalan dan lanjut buat proposal skripsi, sambil lanjut up load peta untuk loket peta, sambil lanjut mempersiapkan diri kalau-kalau tergusur,sambil lanjut cari-cari job, dan sambil lanjut sibuk-sibuk acara pernikahan *lhoh*.

Ya sekiranya, ungkapan hati inilah yang membuat saya lega dan menghentikan isak tangis yang sedari tadi siang tak dapat terbendung,,,hehe…

Semangat,,,Salam Cinta, dari si pembuat peta ;)


Posted at 09:18 am by
Menurut Kamu  

Monday, February 14, 2011
Cemburu, itu tandanya cinta

Dalam perjalanannya setiap individu maupun pasangan pasti punya jalan cerita sendiri-sendiri, ada yang menarik ada pula yang biasa saja. Menurut saya itu sih memang sudah settingnya dari sana, ga mungkin apabila tidak ada hal yang menarik untuk di share atau diceritakan ke orang lain. Sudah lumayan lama ga nulis lagi, jadi agak kaku mau nulis apa, tapi saya coba ya. Untuk menceritakan hal yang buat saya lucu, menarik atau mungkin biasa saja. Kemarin saya sempat bilang sama seorang teman, jika saya mau quit dari jejaring sosial yang saya punya dan ingin melanjutkan ngeblog, tapi dia bilang, don't stop ur connection but keep for writing at ur blog. Kedengeranya sih bener juga ya sekalian promosi *loh*. Belum lama ini saya nyeriatain kisah cinta [halah] saya dengan pasangan saya, ga yang romantis sih malah mau ceritain hal-hal basi. Ceritanya saya tuh cemburu, berhubung pasangan saya lagi ada di kota lain yang lumayan jauh dari kota saya ini maka tak ayal saya jadi khawatir dan agak curigaan [lebay mode on]. Saya kan taunya dia disana kerja bukan buat kongkow2, jadi sewajarnya dia bertemu dan berinteraksi dengan teman2 dari kantornya donk. Tapi baru sampe malah sudah cerita kalau ketemu teman lamanya yang notabene perempuan *curigation* dan tidak saya kenal. Seneng gitu pula ceritanya, ga nyangka katanya ketemu temen lama. Agak ga respect sebenarnya dengerin dia cerita, tapi ya sudahlah, karena kebetulan temanya itu yang menjemput dia dari bandara dan di drop gatau kemana. But in case, ga perlu kan ya hal begituan diserta mertakan dengan penayangan publik atau dipublikasi via situs jejaring sosial-nya yang bisa dibaca semua insan, termasuk saya. Merah padamlah saya. Cemburu maksudnya, ko bisa2nya nulis nama [wanita lain] selain nama saya disitu dengan kecebelece. Ugh. Saya aja belum eprnah tuh diperlakukan kaya gitu. Jangankan nulis nama saya, comment di status2 sayapun tidak. No Romantic Guy that I Ever Know. Saya marah, tentu...ngambek langsung, sms membabi buta tapi ga tau masuk atau gak, secara di hutan itu susah signal, akibat provider Signal Kuat yang Ga Kuat inilah tak ada jaringan di sana. Ga dibales2 tuh sms saya, baru di bales tengah malam buta, karena penyakit radang tenggorokan dan batuk ini saya jadi insomnia. Perang sms lah kita, dia fikir hal-hal kaya gitu sepele dan saya terlalu membesar-besar kan. Tapi buat saya hal sepele gitulah kalau saya gak terima ya tetap saja ga bisa diterima. Hello,,,memang sejak kapan sih kamu kenal aku? Udah dilamar pula, masa gak tau tingkah polah saya kalau lagi cemburu. Nyebelin tauk, ya kan? Dari situ perang sms terus tuh, udah jauhan, ga ketemuan, dalam keadaan kangen tapi malah berantem. Sedih deh. Tambah parah rasanya penyakit saya. Tapi ya gitulah, bukan saya namanya klau kalau ga cari gara2, sampai2 pasangan saya sampe capek sendiri dan akhirnya dari marah-marah sampai baik sendiri. Ujung2nya di telepon,,,yey...yippi. Baikan lagi deh :), syenangnyah.. Intinya sih gini, dalam perjalanan individu ataupun pasangan kan pasti punya konflik, tapi serumit dan sekompleks apapun masalah itu pasti tetap ada jalan keluarnya. Memang mesti ada yang mengalah salah satu pihak untuk bisa melebur semua keegoisan demi terciptanya kerukunan kembali. Hehe,,,,,tulisan ini inspiring buat diri saya sendiri koq, bukan buat siapa2..ditulis dan dishare supaya saya terus bisa mengingat-ingat bahwa dari masa sedih itu pasti ada masa bahagia. Dimana bahagia itu bisa datang apabila kita sendiri yang mencarinya. Dan satu lagi, cemburu itu tandanya cinta. Keep spirit and Happy Valentine Days :)

Posted at 10:29 am by
Menurut Kamu  

Tuesday, November 30, 2010
Mengabdiku

Ajari aku tuk bisa, menjadi yang engkau cinta
Agar ku bisa memiliki rasa yang luar biasa
Untukmu dan Untukku...

[Ajari - Adrian Martadinata]


Sudah saatnya saya ikhlas menjalani semua ini dengan lapang hati
Sepertinya saya sudah mulai memaknai akhir dari pencarian selama ini
Bisa menerimanya dengan setulus hati, dan berniat untuk mendampinginya seumur hidup
Berani mengabdi untuk sebuah kebahagian..

Akan aku buktikan bahwa ku ingin menjadi pendampingnya sesuai keinginannya
Mungkin telah ku robohkan dinding keegoisan dan ku rontokan gengsiku
Akan ku rengkuh sebuah kebahagiaan atas nama toleransi dan pengertian
Berharap semua ini awal dari keberhasilan kami berdua..

Sayang,,
Berusahalah untuk jadi yang terbaik
Terbaik untukmu, untuk keluargamu, dan untuk keluarga kita nantinya
Jangan pernah menghentikan langkah dan meredupkan impian
Karena aku akan selalu setia disampingmu
Namun ingat fikirkan semua langkahmu sebaik-baiknya
Jangan ikuti hawa nafsumu untuk wujudkan setiap keinginan
Merealistiskan semua dalam wacana yang sewajarnya
Jangan berkata sanggup jika kamu yakin tak akan mampu
Dan terus berjuanglah untuk setiap kebahagianmu
Aku yakin, suatu saat nanti kita akan bahagia

Posted at 09:35 am by
Menurut Kamu  

Thursday, July 22, 2010
gag jelas

Wanna write and telling everything what i do, wanna share what i feel and wanna see my self..

gag jelas banget yak

berhubung fesbuk saya [entah lagi di block atau entah memang terjadi sesuatu yang aneh] yah biarkan lah,,,mungkin ini awal untuk ngeblog lagi..

Yippi..

Good Morning all,,ups it's afternoon right??

Hehehe

hmm,,just wanna say 'i miss my fiance'..miss him so bad

Posted at 12:57 pm by
Menurut Kamu  

Thursday, June 10, 2010
We’re Engaged Now



Alhamdulilah Ya Allah,,, atas semua kenikmatan yang Kau berikan, atas berkah dan karunia yang Kau tebarkan semoga Ridho-Mu selalu melimpahi kami berdua. Hanya ingin berbagi kebahagian, bahwa saat ini saya (dan pasangan) telah melakukan prosesi lamaran yang dilanjut dengan acara tunangan. Jadi kami telah resmi bertunangan dengan saksi segenap keluarga besar dan ini merupakan langkah awal yang InsyaAllah baik ke depannya.

Proses yang sangat panjang telah kami lalui untuk sampai tahap ini, cukup rasanya 1 tahun perjalanan cinta ini terjalin melalui proses pengenalan. Setelah beberapa kali perbincangan, akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan keseriusan hubungan dengan saling mengikat hati dan jiwa terutama untuk sama-sama memantapkan diri untuk melangkah ke arah pelaminan. InsyaAllah setelah proses ini berjalan sesuai dengan waktu yang kita inginkan dan segala persiapan kami siapkan maka pengikatan janji suci sehidup semati akan kami laksanakan..amin.

Ini keinginanku, dari saat kita bertemu

Ini janjimu, saat aku telah menjadi milikmu

Dan ini langkah awal kita untuk terus bersatu

Maka Tuhan,,senantiasakanlah kebahagiaan itu terus menerus

Semoga doa restu dari semua

Menyertai dan menerangkan langkah-langkah kami

 

Kala kita lihat, sepasang merpati, terbang lepas bebas tepat dihadapan..lalu kau bertanya kapan kita bagai mereka, terbang lepas bebas, lepas bebas ke ujung dunia..Dan kau bertanya maukah ku terima, pinangan tanpa sisa cinta yang lain..Rona bahagia terpancar dari anggukan, saat kau pasangkan, pasang cincin dijemari…Terima kasih kau terima pertunangan indah ini, Bahagia meski mungkin tak sebebas merpati…

Thank you so much honey,,,that’s our day…our love and our future..i love u so much,,,muach



Posted at 11:35 am by
Menurut Kamu  

Tuesday, February 09, 2010
my next step

It's my plan...hopelly that will reach succesfully..hmm

Tahun 2010...engagement with my boyfriend
Tahun 2011...married with my fiance
Tahun 2012...have a children from my husband

Wonderful life :)

i love you beib,,,

Posted at 09:14 am by
Menurut Kamu  

Wednesday, December 16, 2009
Praying

Ya ALLAH,,,
Semoga Kau berikan kemudahan untuk segala sesuatunya
Semoga Kau perlancar jalannya
Semoga Kau limpahkan segala Ridho-Mu

Hmm,,,
Mudah-mudahan ga ada masalah untuk perizinan, ga ada masalah untuk transportasi, ga ada masalah untuk pertemuan [pertama] dan selanjutnya tidak ada masalah intern yang terjadi. Semoga semua bisa menerima saya dengan baik, hangat, dan tangan terbuka Smile

ALLAH SWT Maha Penyayang dan Maha Baik, maka dengan yakin saya pasti diberikan hal yang baik pula. Deg-degan sih tapi InsyaAllah semua berjalan lancar. Amin...

Posted at 03:46 pm by
Menurut Kamu  

Thursday, October 08, 2009
Puisi Cinta

Sayang,,,
Ternyata mencintaimu itu begitu indah
Menyayangimu seakan menuansakan diri dengan kebahagiaan
Menemani, mendampingi dan berusaha mengerti
Nikmat ini begitu menjalar keseluruh tubuh
Tak henti-hentiku ku selalu Bertasbih
Bahwa Allah Semesta Alam terlalu baik
Memberikan semua ini hanya untukku
Aku yang mencintaimu

Sayang,,,
Jika suatu saat aku terhenti untuk berucap syukur
Maka tolong ingatkan aku
Untuk tak pernah berhenti bersyukur
Bersyukur akan rasa cintaku padamu
Yang tak lepas dari Karuni Ilahi
Semoga tak lebih dari rasa cintaku pada-Nya
Sehingga aku terus bertafakur
Mengharapkan ridho atas cinta untukmu

Ya Allah,,,
Jika kebahagiaan saat ini memang milikku
Maka tolong jangan ambil lagi dariku
Biarkan dia tetap disisiku
Untuk setia menemani sampai waktuku

Ya Allah,,,
Jangan lepaskan aku dari seribu rasa genggaman-Mu
Biar aku rasakan nikmat tiada terkira ini
Dengan sejuta harapan bahwa
Kau izinkan aku bersanding dengan orang yang mencintaiku
Berharap lahir dan batin


Posted at 04:22 pm by
Menurut Kamu  

Next Page